|
PDP&Co berkomitmen selalu membantu Anda dengan jujur dan cerdas. Komitmen ini kami pegang dan perbaiki terus menerus dengan selalu menerapkan prinsip - prinsip: - Tidak akan pernah menutup-nutupi kelemahan kami dalam memberikan pelayanan kepada Anda.
- Selalu berusaha mengefiensikan proses bisnis kami agar dapat memberikan solusi cerdas dengan harga yang semakin terjangkau.
- Selalu berusaha meningkatkan kualitas dan profesionalitas sumber daya manusianya agar selalu melayani Anda dengan lebih baik.
PDP&Co pun juga berkiprah di bidang usaha komersial tidak melulu karena motivasi mencari keuntungan. Semakin murah harga layanan profesional kami hal ini akan semakin memuaskan Anda dan Kami. Bukankah begitu? PDP&Co juga bertekad untuk mendonasikan sebagian keuntungannya untuk berkontribusi dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan anak bangsa. Halaman utama situs PDP&Co pun sengaja dirancang untuk semata-mata tidak hanya mempromosikan produk dan layanan PDP&Co. Sebagian halaman utama ini diberikan kepada Anda sebagai sarana bagi Anda untuk mengekspresikan opini dan solusi konstruktif Anda yang diharapkan akan membawa manfaat besar bagi kita semua. (Syarat dan Ketentuan berlaku ) Sebagai pancingan, saya sendiri yang akan pertama kali mengisi kolom OPINI DAN SOLUSI. Salam Hangat, Dono-Pertolo, Pekik Managing Partner
OPINI DAN SOLUSI
SOLUSI JANGKA PENDEK MENGURANGI TEKANAN APBN 2008 KARENA MELAMBUNGNYA HARGA MINYAK Tidak seperti bagi Venezuela, Arab Saudi, Rusia dan negara-negara penghasil minyak lainnya, emas hitam bagi Indonesia ternyata menjadi buah simalakama. Kalau harganya naik, maka pengeluaran APBN untuk subsidi BBM menjadi lebih besar dari pada penerimaan MIGAS. Kalau harganya turun, maka penerimaan APBN dari MIGAS menjadi lebih kecil dari pada subsidi BBM. Saat ini tekanan APBN karena melambungnya harga minyak mentah begitu tinggi, sampai–sampai Pemerintah harus memotong belanja modal dan belanja barang tiap Kementerian/Lembaga sebesar 15%. Lebih aktif mengadakan sumber pembiayaan dari utang untuk menutup defisit APBN dengan semakin gencarnya penerbitan SUN dan ORI. Disamping itu, sudah ada wacana dari Pemerintah untuk melarang pembelian BBM bersubsidi bagi kendaraan bermotor plat hitam.
|